Analisis Data : Definisi, Jenis, Metode dan Fungsi

1177

Data analyst dan data scienctist menjadi pekerjaan yang banyak dibutuhkan di era big data saat ini. Pekerjaan di bidang data ini memiliki prospek karir dan gaji yang menjanjikan.

Namun perlu diketahui untuk bisa berkarir sebagai data analyst atau data scientist, kamu harus memiliki keterampilan khusus dalam menganalisis data.

Ketika kamu dapat menentukan metode analisis data yang tepat dan menghasilkan data yang valid, hal ini akan membantu kamu untuk membuat keputusan yang lebih baik. 

Seperti kutipan dari novel Sherlock Holmes yang berjudul A Scandal in Bohemia Karya Sir Arthur Conan Doyle “ merupakan kesalahan besar untuk berteori sebelum memiliki data. Secara tidak sadar, seseorang mulai memelintir fakta agar sesuai dengan teori, bukan teori yang sesuai dengan fakta”. 

Penting untuk kamu yang tertarik berkarir  sebagai data analyst dan data scientist untuk memahami mengenai analisis data, apalagi saat data analis dan gaji data analis sangat menggiurkan. yuk, disimak penjelasannya di artikel ini.

Apa Itu Analisis Data?

Analisis data adalah proses pengolahan data untuk mendapatkan informasi yang berguna, yang kemudian digunakan untuk membuat keputusan yang tepat.

Proses menganalisa data dimulai dari mengelompokan data berdasarkan karakteristik, melakukan pembersihan data, mentransformasi data, membuat model data sehingga akan menghasilkan informasi penting dari data tersebut.

Dalam menganalisis data, kamu tidak hanya melakukan analisa terhadap data tetapi juga mengolah data dan menyajikannya sehingga mudah dipahami. Data yang disajikan dapat berupa grafik , bagan, tabel dan gambar.

Jenis-jenis Analisis Data

Data dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan dan mendukung keputusan dengan berbagai cara. Untuk mengidentifikasi cara terbaik dalam menganalisis data, kamu bisa menggunakan teknik analisis data.

Dalam menganalisis data, kamu bisa mengunakan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif.

Analisis Data Kualitatif

Sumber data yang diolah dalam analisis data kualitatif berasal dari rekaman, tinjauan pustaka, catatan, wawancara dan partisipasi. 

Teknik analisis ini menekankan kepada penyebab, penjelasan dan hal-hal yang melatarbelakangi topik yang sedang diteliti.

Anlisis data kualitatif terdiri dari analisis konten, naratif, kerangka kerja, wacana dan teori beralas.

Analisis Data Kuantitatif

Dalam analisis kuantitatif, data yang diolah dapat diukur secara skoring atau numerik dengan menggunakan metode statistik dan komputerisasi. Hampir semua proses pengolahan data menggunakan ilmu statistika. 

Hasil analisis data kuantitatif lebih objektif, masuk diakal dan tidak ada bias di dalamnya. Teknik yang digunakan dalam analisis kuantitatif yaitu teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial.

Teknik analisis deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data sebagaimana adanya tanpa membuat kesimpulan yang berlaku secara umum dan menyajikan data dengan cara yang mudah dipahami.

Teknik analisis inferensial adalah metode pengambilan sampel data untuk membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi. Contoh dari metode ini adalah uji hipotesis, analisis komparasi, analisis regresi dan lain-lain.

Artikel Tentang Data : Teknik Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif

Metode Analisis Data

Terdapat dua pendekatan berbeda dalam melakukan analisis data, yaitu metode analisis data induktif dan deduktif. Kedua metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.  Dengan menggunakan metode pendekatan yang tepat, akan mempengaruhi hasil penelitian.

Metode Analisis Data Induktif

Metode ini bertujuan untuk mengembangkan teori yang didasarkan pada data dan menggunakannya untuk menjelaskan hubungan atau pola dalam data.

Pendekatan ini melibatkan pengumpulan dan analisis data untuk mengembangkan teori. Biasanya metode ini digunakan ketika teori yang ada tidak menjelaskan hasil pengamatan data atau ketika informasi mengenai suatu topik terbatas.

Metode Analisis Data Deduktif

Metode analisis data deduktif didasarkan pada teori yang kemudian diuji validitasnya melalui pengumpulan dan analisis data.

Analisis data ini sering digunakan dalam penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan melalui metode terstruktur seperti eksperimen, survei dan analisis statistik.

Fungsi Dari Analisis Data

Analisis data memiliki beberapa fungsi sebagai berikut : 

  1. Membantu Menjelaskan Data

Dengan melakukan analisis data kamu dapat memahami karakteristik dan distribusi data yang dianalisis dan dapat menjelaskan data secara deskriptif.

  1. Menemukan Pola

Analisis data dapat membantu kamu mengidentifikasi pola-pola di dalam data dan mengambil tindakan yang tepat berdasarkan hasil analisis.

  1. Dapat Menguji Hipotesis

Teknik analisis yang digunakan akan membantu dalam menguji hipotesis yang diajukan berdasarkan data. Dalam prosesnya, teknik analisis dapat digunakan untuk menguji adanya hubungan antar variabel.

  1. Validasi Teori

Hasil analisis data dapat membantu mengkonfirmasi atau menolak teori tertentu dan membantu untuk menemukan teori yang baru. Analisa data juga dapat digunakan untuk melakukan pengujian ulang terhadap suatu teori yang sudah diusulkan.

  1. Mendukung Pengambilan Keputusan

Analisis data membantu membuat rekomendasi berdasarkan hasil analisa yang sudah dilakukan dan membantu dalam memberikan keputusan berdasarkan data.

Kemampuan dalam melakukan analisa data sangat penting dimiliki oleh seorang praktisi data seperi data analyst dan data scientist. Semoga informasi mengenai analisis data ini bermanfaat.

Baca Juga Artikel Lainnya : Implementasi Big data dalam Sehari-hari

Newsletter

Jadilah bagian dari komunitas inspirasi kami! Bergabunglah dengan newsletter blog kami dan dapatkan konten menarik, tips bermanfaat, dan berbagai informasi terbaru.

Loading