Watermark : Pengertian, Fungsi, Jenis, Kekurangan hingga Cara Membuat

883

Saat melihat foto, gambar atau video kamu tentu sering menemukan watermark di dalamnya.

Seperti ketika menonton tayangan youtube, kamu akan menemukan nama atau logo creator di pojok videonya atau video TikTok yang watermark-nya berupa username pemilik akun.

Mungkin kamu bertanya tanya apa fungsinya menambahkan watermark ke dalam sebuah karya ? Daripada bingung, yuk simak penjelasan mengenai watermark di artikel ini.

Pengertian Watermark

Watermark adalah sebuah logo, teks atau pola yang sengaja dimasukan ke dalam suatu karya. Tujuannya adalah untuk melindungi hasil karya agar tidak digunakan tanpa izin atau di klaim sebagai hasil karya orang lain.

Untuk menghindari plagiarisme atau penjiplakan, memasukan watermark ke dalam karya yang dibuat sangat diperlukan. Hal ini untuk mengidentifikasi kepemilikan atau keasliannya.

Menurut Uconomix kita bisa menemukan watermark dimanapun tidak terbatas hanya pada karya digital seperti foto atau video tetapi juga pada uang kertas, cek bank dan surat obligasi.

Watermark tidak hanya berfungsi sebagai penanda hasil karya seseorang, tapi bisa juga dijadikan sebagai sarana promosi seperti logo. 

Fungsi Watermark

Penggunaan watermark memberikan perlindungan terhadap karya yang telah dibuat dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab atau penyalahgunaan hasil karya. Keberadaan watermark memberikan informasi terhadap para penikmat karya mengenai kreator dibalik sebuah karya.

Berikut beberapa fungsi dari watermark yang perlu diketahui : 

Melindungi Copyright dari Karya yang Dibuat

Pasti rasanya tidak menyenangkan apabila hasil karya kita diakui sebagai milik orang lain. Dengan menggunakan watermark, kita akan terhindar dari pengalaman tidak mengenakan tersebut. Watermark merupakan tanda kepemilikan sehingga kita bisa terhindar dari plagiarisme dan pencurian.

Watermark membuat orang lain dapat mengetahui karya yang mereka nikmati adalah hasil karya kita.

Menambah Keterangan

Fungsi lain dari watermark adalah untuk menambahkan keterangan. Kamu bisa menambahkan keterangan tanggal dan tempat untuk foto yang kamu ambil saat pergi berlibur, sehingga kamu tidak lupa kapan dan dimana momen tersebut diabadikan.

Sebagai Media Branding

Ternyata watermark bisa juga digunakan sebagai branding lho. Dengan menambahkan watermark pada karya, maka orang akan mengenali dan familiar dengan merek atau perusahaan kamu.

Jenis-jenis Watermark

Watermark dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu visible watermark dan digital watermark.

Visible Watermark

Visible watermark adalah tanda yang bisa dilihat secara jelas dengan mata telanjang. Watermark ini bisa berupa ikon, tulisan atau logo.

Digital Watermark

Watermark jenis ini adalah tanda yang kasat mata atau tidak bisa dilihat hanya dengan menggunakan indra penglihatan saja. 

Digital watermark dibuat dengan teknik tertentu dan untuk melihatnya dibutuhkan alat khusus. Seperti pengecekan watermark pada uang kertas yang hanya dapat dilihat di bawah sorot sinar UV.

Jenis digital watermark ini biasanya digunakan oleh lembaga tertentu, seperti perbankan.

Kelebihan dan Kekurangan Watermark

Kelebihan watermark adalah karya yang dibuat akan lebih terlindungi. Hal ini akan menghindari terjadinya pencurian karya, karena orang lain akan kesulitan untuk mengklaim karya kamu karena ada tanda kepemilikan berupa watermark.

Watermark juga membantu kamu atau perusahaan untuk membangun branding. Jika kamu seorang fotografer, orang akan dengan mudah mengenali hasil karya kamu dengan hanya melihat watermark yang kamu tambahkan di setiap karya yang dibuat.

Selain kelebihan ternyata watermark juga memiliki kekurangan, yaitu membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk menambahkan watermark ke setiap karya yang dibuat. Selain itu penggunaan watermark juga tidak menjamin suatu karya akan terbebas dari pencurian atau plagiasi. Karena watermark bisa dihapus atau dicrop.

Cara Membuat Watermark

Berikut cara membuat watermark menggunakan aplikasi canva.

  • Masuk ke halaman canva
  • Pilih “create design”
  • Ketuk “Banner (Landscape)”
  • Kamu bisa memulai membuat logo untuk watermark dari tools yang tersedia (elemen, teks) atau custom
  • Klik tanda titik tiga > transparency > atur transparansi
  • Klik tanda Share > Download
  • Pilih PNG > Download
  • Masukan watermark ke dalam karya 

Watermark adalah salah satu cara melindungi karyamu dari pencurian. Mulai lindungi karya-karya kamu dengan watermark sebagai tanda kepemilikan.

Semoga informasi mengenai artikel watermark ini bermanfaat ya.

Newsletter

Jadilah bagian dari komunitas inspirasi kami! Bergabunglah dengan newsletter blog kami dan dapatkan konten menarik, tips bermanfaat, dan berbagai informasi terbaru.

Loading