{"id":9989,"date":"2022-01-20T13:22:04","date_gmt":"2022-01-20T06:22:04","guid":{"rendered":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/?p=9989"},"modified":"2023-06-18T14:47:46","modified_gmt":"2023-06-18T07:47:46","slug":"penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/","title":{"rendered":"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Penyalin Cahaya<\/em> merupakan sebuah film drama thriller misteri Indonesia yang tayang pada tahun 2021 yang lalu. Film dengan judul Bahasa Inggris <em>Photocopier<\/em> ini mengusung tema perlawanan kekerasan seksual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Film yang ditayangkan perdana secara internasional pada 8 Oktober 2021 ini di Festival Film Internasional Busan 2021 ini menceritakan kisah tentang seorang mahasiswi tahun pertama bernama Suryani. Berniat merayakan kemenangan Mata Hari di suatu kompetisi, para anggota teater termasuk Suryani mengadakan pesta di rumah Rama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hidup Sur pun berubah ketika ia bangun keesokan paginya di pesta, dimana swafotonya dalam keadaan mabuk tersebar di akun media sosialnya. Sur terpaksa harus kehilangan beasiswa dan diusir oleh keluarganya. Sur pun berusaha menelusuri apa yang terjadi di malam pesta itu dengan bantuan Amin, teman masa kecilnya yang kini bekerja sebagai tukang fotokopi di kampus tempat Sur kuliah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Penyalin Cahaya <\/em>ini merupakan film yang memenangkan penghargaan terbanyak dalam malam anugerah Festival Film Indonesia 2021, bahkan ditayangkan di Netflix. Akan tetapi, menjelang penayangannya di platform penayangan media digital ini, film ini mendadak ramai diperbincangkan. Ada apa gerangan?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pro dan kontra <em>Penyalin Cahaya<\/em> di media sosial<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbincangan mengenai <em>Penyalin Cahaya<\/em> ini dipantau di <a href=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/?utm_source=Blog&amp;utm_medium=Link&amp;utm_campaign=penyalin+cahaya&amp;utm_term=&amp;utm_content=\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">NoLimit Dashboard<\/a>, sebuah tool pemantauan media sosial dari Indonesia. Pemantauan dilakukan dari tanggal 8 sampai 18 Januari 2022.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"451\" src=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-03-800x451.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10001\" srcset=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-03-800x451.jpg 800w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-03-300x169.jpg 300w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-03-768x433.jpg 768w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-03-1536x865.jpg 1536w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-03-739x416.jpg 739w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-03.jpg 1667w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Perbincangan terkait <em>Penyalin Cahaya<\/em> dari tanggal 8 sampai 18 Januari 2022 (sumber: NoLimit Dashboard)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama periode tersebut, terpantau ada 24.341 perbincangan dengan 16.236 pembicara terkait<em> <\/em>film ini. Puncak perbincangannya sendiri terjadi pada 14 Januari dengan 5.357 perbincangan dan 4.166 pembicara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang terlihat di grafik, terdapat peningkatan perbincangan yang tajam pada tanggal 10 Januari silam. Perbincangan tersebut umumnya mengutarakan kemarahan karena nampaknya salah satu penulis skenario film ini, ironisnya, adalah pelaku kekerasan seksual.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/twitter.com\/cloneleader\/status\/1480422328211152896\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu warganet dengan akun @cloneleader menyayangkan tindakan tim produksi <em>Penyalin Cahaya<\/em> yang dianggap kurang memperhatikan korban kekerasan seksual, kaum yang direpresentasikan di film ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/twitter.com\/sselatann\/status\/1480417390869422081\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warganet lain yang bernama Mirra juga membahas betapa film ini cukup <em>triggering<\/em> baginya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Pernyataan tim Penyalin Cahaya patut dihargai. Tapi mungkin butuh waktu untuk memproses: 1) film ini tentang KS yang dialami perempuan; 2) sebagian besar pembuatnya laki-laki; salah satunya pelaku pelecehan seksual. Apa menghapus nama serta-merta memisahkan karya dari pembuat?<\/p>&mdash; Intan Paramaditha (@sihirperempuan) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/sihirperempuan\/status\/1480475452456067072?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 10, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, warganet lain dengan akun @sihirperempuan menganggap langkah tim <em>Penyalin Cahaya<\/em> dengan menghapus nama sang penulis dari kredit film tersebut tidak serta merta membuat film ini tidak memancing trauma para korban kekerasan seksual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walau demikian, nampaknya masih ada warganet yang berusaha netral dan tetap berminat menonton film ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Terlepas kasusnya, gw masih pengen nonton Penyalin Cahaya kamis ini di Netflix, tolong jangan dicancel.<\/p>&mdash; Lee. (@BroLee_) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/BroLee_\/status\/1480438987898572801?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 10, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">No. Penyalin Cahaya adalah kerja keras 1 tim. Ga fair buat yang lain. Jangan sampai keringat satu tim terbuang sia-sia hanya karena kesalahan 1 orang. Karya yang baik tetaplah karya yang baik. <a href=\"https:\/\/t.co\/pl9XJTjpkj\">https:\/\/t.co\/pl9XJTjpkj<\/a><\/p>&mdash; \u90b8\u73e5\u83f2 (@SAIBdelvi) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/SAIBdelvi\/status\/1480438278876631041?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 10, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini adalah <em>wordcloud<\/em> percakapan terkait <em>Penyalin Cahaya<\/em> selama 8 sampai 18 Januari 2022.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"451\" src=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-04-800x451.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10000\" srcset=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-04-800x451.jpg 800w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-04-300x169.jpg 300w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-04-768x433.jpg 768w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-04-1536x865.jpg 1536w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-04-739x416.jpg 739w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-04.jpg 1667w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption><em>Wordcloud<\/em> perbincangan terkait <em>Penyalin Cahaya<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakter <em>Penyalin Cahaya<\/em> yang paling banyak disebut<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari beberapa karakter yang ada di film <em>Penyalin Cahaya<\/em>, ada beberapa nama yang paling banyak disebut warganet selama periode pemantauan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-05-800x450.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9999\" srcset=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-05-800x450.jpg 800w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-05-300x169.jpg 300w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-05-768x432.jpg 768w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-05-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-05-739x416.jpg 739w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-05.jpg 1667w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption>Karakter di <em>Penyalin Cahaya<\/em> yang paling banyak disebut (sumber: NoLimit Dashboard)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang pertama adalah karakter Sur, yang disebut dengan nama panggilannya &#8220;Sur&#8221; atau nama lengkapnya, &#8220;Suryani&#8221;. Karakter yang diperankan oleh Shenina Cinnamon ini disebut sebanyak 2.038 kali. Lalu ada juga karakter Rama yang diperankan oleh Giulio Parengkuan yang disebutkan sebanyak 1.138 kali.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>Top Influencer<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Top Influencer<\/em>&nbsp;adalah kategori untuk cuitan terkait suatu objek yang diunggah oleh akun influencer; atau dengan kata lain, akun non-media dengan follower terbanyak. Terkait perbincangan mengenai film ini, cuitan dari Mazzini, Okky Madasari, dan Ebiii menjadi cuitan <em>top influencer.<\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Respect buat Rekata Studio dan Kaninga Pictures yg bergerak cepat menanggapi soal dugaan salah satu tim film Penyalin Cahaya terlibat pelecehan seksual. Sikap <a href=\"https:\/\/twitter.com\/Wregas?ref_src=twsrc%5Etfw\">@Wregas<\/a> dan kawan-kawan ini sejalan dengan isi film garapan mereka yg juga mengangkat isu kekerasan seksual \ud83d\udc4d\ud83c\udffb <a href=\"https:\/\/t.co\/kTpTSr3r6y\">pic.twitter.com\/kTpTSr3r6y<\/a><\/p>&mdash; Mazzini (@mazzini_gsp) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/mazzini_gsp\/status\/1480387526573506562?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 10, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Film ttg kekerasan seksual peraih 12 Piala Citra termasuk film terbaik FFI 2021 ternyata ditulis pelaku kekerasan seksual. Nonton atau cancel nih?<br><br>Dari Foucault hingga Sitok Srengenge, <a href=\"https:\/\/twitter.com\/gusghulam?ref_src=twsrc%5Etfw\">@gusghulam<\/a> mengurai dilema relasi karya &amp; pembuatnya.<br> <a href=\"https:\/\/t.co\/zxwFxu4vQj\">https:\/\/t.co\/zxwFxu4vQj<\/a><\/p>&mdash; Okky Madasari (@okkymadasari) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/okkymadasari\/status\/1480760065661358082?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 11, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/twitter.com\/HELLOHONEBI\/status\/1480452445700386818\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>Top Media<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Top Media&nbsp;<\/em>adalah kategori cuitan yang membahas suatu objek oleh akun media dengan follower terbanyak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini adalah tiga cuitan dari akun media dengan follower terbanyak dan mendapatkan&nbsp;<em>engagement<\/em>&nbsp;tertinggi berdasarkan NoLimit Dashboard.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Penyalin Cahaya Coret Nama Kru Terkait Dugaan Pelecehan Seksual <a href=\"https:\/\/t.co\/gPvAfOB4k9\">https:\/\/t.co\/gPvAfOB4k9<\/a><\/p>&mdash; CNN Indonesia (@CNNIndonesia) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/CNNIndonesia\/status\/1480425159915819009?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 10, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Di Netflix, nama terlapor pelaku kekerasan itu pun sudah dihapus dari kredit film Penyalin Cahaya. <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/TempoSeleb?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw\">#TempoSeleb<\/a> <a href=\"https:\/\/t.co\/JEasMcZi8J\">pic.twitter.com\/JEasMcZi8J<\/a><\/p>&mdash; tempo.co (@tempodotco) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/tempodotco\/status\/1480514008633409545?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 10, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Kru yang diduga terlibat pelecehan seksual sudah tak dianggap bagian dari tim produksi dengan dihilangkan dari kredit film Penyalin Cahaya.<a href=\"https:\/\/t.co\/AQGnnC7g43\">https:\/\/t.co\/AQGnnC7g43<\/a><\/p>&mdash; Asumsi (@asumsico) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/asumsico\/status\/1480713536691224579?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 11, 2022<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah sobat NoLimit sendiri sudah menonton film ini? Tuliskan tanggapanmu di bawah, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyalin Cahaya merupakan sebuah film drama thriller misteri Indonesia yang tayang pada tahun 2021 yang lalu. Film dengan judul Bahasa Inggris Photocopier ini mengusung tema perlawanan kekerasan seksual. Film yang ditayangkan perdana secara internasional pada 8 Oktober 2021 ini di Festival Film Internasional Busan 2021 ini menceritakan kisah tentang seorang mahasiswi tahun pertama bernama Suryani. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":9998,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[2330],"tags":[2693],"class_list":["post-9989","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nolimit-space","tag-film-penyalin-cahaya"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi - NoLimit Knowledge Center<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menjelang penayangannya di Netflix, Penyalin Cahaya mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Ada apa gerangan?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi - NoLimit Knowledge Center\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menjelang penayangannya di Netflix, Penyalin Cahaya mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Ada apa gerangan?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NoLimit Knowledge Center\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-20T06:22:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-18T07:47:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-01.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"938\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alif Fauziyyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nolimitid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nolimitid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alif Fauziyyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Alif Fauziyyah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b1dcb1347a51dfe6ec0b25e283061184\"},\"headline\":\"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi\",\"datePublished\":\"2022-01-20T06:22:04+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-18T07:47:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/\"},\"wordCount\":593,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/penyalin-cahaya-01.jpg\",\"keywords\":[\"film penyalin cahaya\"],\"articleSection\":[\"NoLimit Space\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/\",\"name\":\"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi - NoLimit Knowledge Center\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/penyalin-cahaya-01.jpg\",\"datePublished\":\"2022-01-20T06:22:04+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-18T07:47:46+00:00\",\"description\":\"Menjelang penayangannya di Netflix, Penyalin Cahaya mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Ada apa gerangan?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/penyalin-cahaya-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/penyalin-cahaya-01.jpg\",\"width\":1667,\"height\":938,\"caption\":\"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"NoLimit Knowledge Center\",\"description\":\"Social Media for Everyone\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"NoLimit Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Image.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Image.jpg\",\"width\":385,\"height\":385,\"caption\":\"NoLimit Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/NoLimitID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nolimitid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nolimitid\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company-beta\\\/2388818\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b1dcb1347a51dfe6ec0b25e283061184\",\"name\":\"Alif Fauziyyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/88f155221bb118da86d56de6270f10e3b776d88c7d7f54005e6dd13cd0e9af40?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/88f155221bb118da86d56de6270f10e3b776d88c7d7f54005e6dd13cd0e9af40?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/88f155221bb118da86d56de6270f10e3b776d88c7d7f54005e6dd13cd0e9af40?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Alif Fauziyyah\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/hayizuaf\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/aliff\\\/\"],\"url\":\"#\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi - NoLimit Knowledge Center","description":"Menjelang penayangannya di Netflix, Penyalin Cahaya mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Ada apa gerangan?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi - NoLimit Knowledge Center","og_description":"Menjelang penayangannya di Netflix, Penyalin Cahaya mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Ada apa gerangan?","og_url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/","og_site_name":"NoLimit Knowledge Center","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/","article_published_time":"2022-01-20T06:22:04+00:00","article_modified_time":"2023-06-18T07:47:46+00:00","og_image":[{"width":1667,"height":938,"url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-01.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Alif Fauziyyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nolimitid","twitter_site":"@nolimitid","twitter_misc":{"Written by":"Alif Fauziyyah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/"},"author":{"name":"Alif Fauziyyah","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/person\/b1dcb1347a51dfe6ec0b25e283061184"},"headline":"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi","datePublished":"2022-01-20T06:22:04+00:00","dateModified":"2023-06-18T07:47:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/"},"wordCount":593,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-01.jpg","keywords":["film penyalin cahaya"],"articleSection":["NoLimit Space"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/","name":"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi - NoLimit Knowledge Center","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-01.jpg","datePublished":"2022-01-20T06:22:04+00:00","dateModified":"2023-06-18T07:47:46+00:00","description":"Menjelang penayangannya di Netflix, Penyalin Cahaya mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Ada apa gerangan?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#primaryimage","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/penyalin-cahaya-01.jpg","width":1667,"height":938,"caption":"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/penyalin-cahaya-antara-prestasi-dan-kontroversi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyalin Cahaya, antara Prestasi dan Kontroversi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/","name":"NoLimit Knowledge Center","description":"Social Media for Everyone","publisher":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization","name":"NoLimit Indonesia","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Image.jpg","contentUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Image.jpg","width":385,"height":385,"caption":"NoLimit Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/","https:\/\/x.com\/nolimitid","https:\/\/www.instagram.com\/nolimitid\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company-beta\/2388818\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/person\/b1dcb1347a51dfe6ec0b25e283061184","name":"Alif Fauziyyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/88f155221bb118da86d56de6270f10e3b776d88c7d7f54005e6dd13cd0e9af40?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/88f155221bb118da86d56de6270f10e3b776d88c7d7f54005e6dd13cd0e9af40?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/88f155221bb118da86d56de6270f10e3b776d88c7d7f54005e6dd13cd0e9af40?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alif Fauziyyah"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/hayizuaf\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aliff\/"],"url":"#"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9989","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9989"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9989\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}