{"id":5887,"date":"2020-07-13T10:50:00","date_gmt":"2020-07-13T03:50:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.nolimit.id\/\/?p=5887"},"modified":"2023-06-13T16:32:36","modified_gmt":"2023-06-13T09:32:36","slug":"analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/","title":{"rendered":"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wabah Covid-19 yang menyebar secara cepat di Indonesia mangharuskan masyarakat untuk tidak berpergian atau tetap tinggal di rumah masing-masing atau sering kita sebut \u201cQuarantine\u201d (karantina). Aktivitas di rumah tentu saja akan menjenuhkan karena ruang pergerakan kita hanya sebatas dalam rumah, maka dari itu tidak sedikit masyarakat yang menghabiskan waktunya dengan mencoba memasak aneka makanan, produktif dalam&nbsp;<em>work from home,<\/em>&nbsp;hingga maraton menonton berbagai drama korea (Drakor). Dari mulai drama korea yang sedang tayang saat ini atau mengulang drama korea terpopuler dari tahun ke tahun. Ini terbukti dengan jumlah perbincangan di media sosial sebanyak 63.863 dari&nbsp;<em>keyword<\/em>&nbsp;\u2018drakor\u2019 dan \u2018drama korea\u2019 yang ditarik melalui media <a href=\"https:\/\/nolimit.id\/nolimit-dashboard\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">NoLimit Dashboard<\/a> selama satu minggu terakhir (24 \u2013 31 Mei).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Drama Romantis Korea Pembunuh Rasa Bosan Kala Pandemi <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sama halnya dengan film, drakor mempunyai berbagai&nbsp;<em>genre&nbsp;<\/em>&nbsp;yang disukai oleh netizen dari mulai drama romantis, fantasi, thriller, crime, historical hingga horror. Alasan netizen menyukai drakor pun beragam, salah satunya yaitu, drakor mempunyai episode yang lebih singkat yakni 16 episode yang tayang 2 kali seminggu dibandingkan dengan drama Indonesia, sinetron yang memiliki beribu-ribu episode. Pengurangan episode pada sinetron Indonesia dapat dilakukan agar tidak selalu tayang setiap hari, sehingga penonton pun akan merasa menunggu-nunggu dan antusias setiap kali menontonnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/blog.nolimit.id\/\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4a.jpg\" alt=\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19\" class=\"wp-image-5895\" srcset=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4a.jpg 800w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4a-300x169.jpg 300w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4a-768x432.jpg 768w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4a-739x416.jpg 739w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Genre drama romantic ternyata lebih banyak diperbincangkan di media sosial. Drama romantic ala Korea tidak jarang menyuguhkan scene couple romantis yang membuat iri para penontonnya. Selain itu, terkadang drama romantic ini dibumbui dengan sedikit komedi sehingga alur ceritanya pun lebih segar dan tidak bosan. Cerita seperti ini mungkin bisa diadaptasi oleh para rumah produksi sinetron atau FTV di Indonesia untuk bisa merilis drama&nbsp;<em>romantic-comedy&nbsp;<\/em>agar penonton tidak jenuh atau membuat produksi dengan genre lain dan tidak menutup kemungkinan bisa dinikmati tidak hanya di Indonesia namun bisa sampai ke luar negeri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pemilihan Aktor Merupakan Alasan Besarnya Pasar Drakor di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/blog.nolimit.id\/\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4b.jpg\" alt=\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19\" class=\"wp-image-5896\" srcset=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4b.jpg 800w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4b-300x169.jpg 300w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4b-768x432.jpg 768w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4b-739x416.jpg 739w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesuksesan drakor hingga mencapai jutaan penonton tidak luput dari para pemeran yang jago beradu akting, yaitu aktor dan aktris. Mayoritas penonton drakor di Indonesia adalah wanita. Hal ini terbukti dengan perbincangan nama-nama aktor di media sosial lebih banyak dibandingkan nama aktris. Salah satu yang paling banyak di-<em>mention&nbsp;<\/em>adalah aktor Lee Min Ho. Lee Min Ho sendiri bukan pertama kalinya bermain dalam drama Korea. Dia sudah banyak sekali membintangi berbagai judul drakor hingga yang saat ini sedang tayang yaitu&nbsp;<em>The King: Eternal Monarch<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">TV Channel di Korea yang menayangkan drakor pun banyak diperbincangkan di media sosial. Kali ini, drakor yang ditayangkan pada SBS lebih banyak dibicarakan. SBS ini merupakan salah satu televisi swasta dengan jaringan nasional terbesar di Korea Selatan. Lalu, bagaimana netizen Indonesia mengakses serial drakor? Pada perbincangan media sosial, netizen paling banyak mengakses drakor melalui Netflix, Viu, website khusus drakor, dan Telegram Channel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Trans TV Bukti Berhasilnya Memanfaatkan Besarnya Fenomena Drakor di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan data media sosial yang diperoleh, drakor&nbsp;<em>The World of The Married Couple<\/em>&nbsp;menjadi drakor yang paling banyak diperbincangkan. Drakor yang menceritakan kehidupan berkeluarga dan pelakor tersebut sukses menguras emosi para penontonnya dari mulai episode pertama hingga mendapat rating drama korea tertinggi sepanjang masa pada episode ke enam belas penayangannya. Hal yang sama terjadi saat penayangan kembali drakor ini di channel televisi Indonesia, Trans TV sukses meraih rating yang tinggi pada episode pertama. Penyambutan luar biasa dari penonton Indonesia pada drakor&nbsp;<em>The World of The Married Couple<\/em>, diharapkan dunia pertelevisian lain bisa menayangkan kembali drakor-drakor pilihan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/blog.nolimit.id\/\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4d.jpg\" alt=\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19\" class=\"wp-image-5894\" srcset=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4d.jpg 800w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4d-300x169.jpg 300w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4d-768x432.jpg 768w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Graph1-Blog-Juni4d-739x416.jpg 739w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Drama Korea ini tenyata menjadi aktivitas baru tentunya untuk menghilangkan kejenuhan dari berbagai aktivitas #dirumahaja. Banyak berbagai pilihan judul drakor yang bisa kamu pilih dari yang komedi romantis hingga yang menguras air mata setiap kali menonton episodenya. Jadi, drama apa saja yang sudah kalian tonton saat karantina ini? Yuk share di kolom komentar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wabah Covid-19 yang menyebar secara cepat di Indonesia mangharuskan masyarakat untuk tidak berpergian atau tetap tinggal di rumah masing-masing atau sering kita sebut \u201cQuarantine\u201d (karantina). Aktivitas di rumah tentu saja akan menjenuhkan karena ruang pergerakan kita hanya sebatas dalam rumah, maka dari itu tidak sedikit masyarakat yang menghabiskan waktunya dengan mencoba memasak aneka makanan, produktif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5893,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[717],"tags":[2384],"class_list":["post-5887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nolimit-indsight","tag-trending-drakor-di-media-sosial"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19 - NoLimit Knowledge Center<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jumlah perbincangan di media sosial sebanyak 63.863 dari keyword \u2018drakor\u2019 dan \u2018drama korea\u2019 yang ditarik melalui media NoLimit Dashboard selama satu minggu terakhir (24 \u2013 31 Mei).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19 - NoLimit Knowledge Center\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jumlah perbincangan di media sosial sebanyak 63.863 dari keyword \u2018drakor\u2019 dan \u2018drama korea\u2019 yang ditarik melalui media NoLimit Dashboard selama satu minggu terakhir (24 \u2013 31 Mei).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NoLimit Knowledge Center\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-13T03:50:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-13T09:32:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Cover-Blog-Juni4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Gerry Ardian\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nolimitid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nolimitid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Gerry Ardian\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Gerry Ardian\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c6219b9b5bc4f795ce5bf0dace0f2c63\"},\"headline\":\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19\",\"datePublished\":\"2020-07-13T03:50:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-13T09:32:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/\"},\"wordCount\":623,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Cover-Blog-Juni4.jpg\",\"keywords\":[\"trending drakor di media sosial\"],\"articleSection\":[\"NoLimit Indsight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/\",\"name\":\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19 - NoLimit Knowledge Center\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Cover-Blog-Juni4.jpg\",\"datePublished\":\"2020-07-13T03:50:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-13T09:32:36+00:00\",\"description\":\"Jumlah perbincangan di media sosial sebanyak 63.863 dari keyword \u2018drakor\u2019 dan \u2018drama korea\u2019 yang ditarik melalui media NoLimit Dashboard selama satu minggu terakhir (24 \u2013 31 Mei).\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Cover-Blog-Juni4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/07\\\/Cover-Blog-Juni4.jpg\",\"width\":800,\"height\":450,\"caption\":\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"NoLimit Knowledge Center\",\"description\":\"Social Media for Everyone\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"NoLimit Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Image.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Image.jpg\",\"width\":385,\"height\":385,\"caption\":\"NoLimit Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/NoLimitID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nolimitid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nolimitid\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company-beta\\\/2388818\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c6219b9b5bc4f795ce5bf0dace0f2c63\",\"name\":\"Gerry Ardian\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7d0135fe89c668cbc49805b30ff5ed37ff762cbced963655f643e25914c97067?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7d0135fe89c668cbc49805b30ff5ed37ff762cbced963655f643e25914c97067?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7d0135fe89c668cbc49805b30ff5ed37ff762cbced963655f643e25914c97067?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Gerry Ardian\"},\"url\":\"#\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19 - NoLimit Knowledge Center","description":"Jumlah perbincangan di media sosial sebanyak 63.863 dari keyword \u2018drakor\u2019 dan \u2018drama korea\u2019 yang ditarik melalui media NoLimit Dashboard selama satu minggu terakhir (24 \u2013 31 Mei).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19 - NoLimit Knowledge Center","og_description":"Jumlah perbincangan di media sosial sebanyak 63.863 dari keyword \u2018drakor\u2019 dan \u2018drama korea\u2019 yang ditarik melalui media NoLimit Dashboard selama satu minggu terakhir (24 \u2013 31 Mei).","og_url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/","og_site_name":"NoLimit Knowledge Center","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/","article_published_time":"2020-07-13T03:50:00+00:00","article_modified_time":"2023-06-13T09:32:36+00:00","og_image":[{"width":800,"height":450,"url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Cover-Blog-Juni4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Gerry Ardian","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nolimitid","twitter_site":"@nolimitid","twitter_misc":{"Written by":"Gerry Ardian","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/"},"author":{"name":"Gerry Ardian","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/person\/c6219b9b5bc4f795ce5bf0dace0f2c63"},"headline":"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19","datePublished":"2020-07-13T03:50:00+00:00","dateModified":"2023-06-13T09:32:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/"},"wordCount":623,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Cover-Blog-Juni4.jpg","keywords":["trending drakor di media sosial"],"articleSection":["NoLimit Indsight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/","name":"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19 - NoLimit Knowledge Center","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Cover-Blog-Juni4.jpg","datePublished":"2020-07-13T03:50:00+00:00","dateModified":"2023-06-13T09:32:36+00:00","description":"Jumlah perbincangan di media sosial sebanyak 63.863 dari keyword \u2018drakor\u2019 dan \u2018drama korea\u2019 yang ditarik melalui media NoLimit Dashboard selama satu minggu terakhir (24 \u2013 31 Mei).","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#primaryimage","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Cover-Blog-Juni4.jpg","contentUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Cover-Blog-Juni4.jpg","width":800,"height":450,"caption":"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/analisis-perbincangan-drakor-di-media-sosial-kala-pandemi-covid-19\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Analisis Perbincangan Drakor di Media Sosial Kala Pandemi Covid-19"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/","name":"NoLimit Knowledge Center","description":"Social Media for Everyone","publisher":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization","name":"NoLimit Indonesia","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Image.jpg","contentUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Image.jpg","width":385,"height":385,"caption":"NoLimit Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/","https:\/\/x.com\/nolimitid","https:\/\/www.instagram.com\/nolimitid\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company-beta\/2388818\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/person\/c6219b9b5bc4f795ce5bf0dace0f2c63","name":"Gerry Ardian","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7d0135fe89c668cbc49805b30ff5ed37ff762cbced963655f643e25914c97067?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7d0135fe89c668cbc49805b30ff5ed37ff762cbced963655f643e25914c97067?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7d0135fe89c668cbc49805b30ff5ed37ff762cbced963655f643e25914c97067?s=96&d=mm&r=g","caption":"Gerry Ardian"},"url":"#"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5887"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5887\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}