{"id":14764,"date":"2025-02-09T21:30:17","date_gmt":"2025-02-09T14:30:17","guid":{"rendered":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/?p=14764"},"modified":"2025-04-28T16:00:37","modified_gmt":"2025-04-28T09:00:37","slug":"jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Jejak Mikroplastik: Mengungkap Krisis terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu Anda ketahui dampak mikroplastik terhadap lingkungan dan makhluk hidup bisa sangat luas dan serius, baik dalam jangka pendek maupun panjang. sehingga hal ini menjadi topik yang hangat diperbincangkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Mikroplastik Menjadi Topik yang Hangat di Indonesia?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mikroplastik menjadi isu krusial di Indonesia, negara dengan konsumsi plastik tertinggi\u2014sekitar <strong>5,6 juta ton per tahun<\/strong>. <a href=\"https:\/\/ayosehat.kemkes.go.id\/mikroplastik--wujudnya-tak-nampak-dan-dampaknya-tak-terduga\">Penelitian<\/a> mengungkapkan bahwa <strong>80% sampel air minum kemasan mengandung mikroplastik<\/strong>, serta <strong>3,5 partikel per liter dalam air keran<\/strong>. Kekhawatiran ini semakin meningkat karena dampaknya terhadap ekosistem dan kesehatan. Jadi, apa yang membuat isu ini begitu krusial bagi masyarakat Indonesia? Mari kita bahas lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"960\" height=\"640\" data-id=\"14769\" src=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/34g9smh6xnjje5nxy.jpg\" alt=\"Mikroplastik\" class=\"wp-image-14769\" srcset=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/34g9smh6xnjje5nxy.jpg 960w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/34g9smh6xnjje5nxy-300x200.jpg 300w, https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/34g9smh6xnjje5nxy-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemasan plastik sekali pakai, seperti botol dan kantong plastik, adalah sumber utama mikroplastik. Saat terurai, plastik menghasilkan partikel kecil yang sulit terdegradasi dan dapat mencemari air, tanah, bahkan udara. Penelitian mengenai mikroplastik dalam kemasan plastik semakin mendesak untuk meminimalisir polusi plastik dan dampaknya terhadap kesehatan manusia dan ekosistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Percakapan Mikroplastik di Indonesia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sentimen di media sosial terhadap mikroplastik didominasi dengan <strong>netral <\/strong>sebanyak<strong> 67%<\/strong>, meskipun sentimen <strong>negatif <\/strong>mencapai <strong>28%<\/strong>, yang sebagian besar dipicu oleh <strong>kekhawatiran terkait pencemaran lingkungan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Wawasan Perilaku &nbsp;terhadap Brand di Media Sosial<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXd4Gb3d3-955c7AiS8AzPogNWr82Fsp1Ox4GuXBJMlAkmvQP8H8HrusGG1sChLl59F-ZKIJtOtEDL0A2vsZPqeh-eB02GE7zColu5PnsGfjFzVN0iEpU2q22BXVkSPO-wyk4QOlBg?key=pl6mlsmAg0vBC1zNqS7oQHTd\" style=\"\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kekhawatiran Netizen Indonesia Terhadap Mikroplastik dan Produk Apa Saja yang Jadi Sorotan?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belakangan ini, semakin banyak perhatian yang tertuju pada dugaan kandungan mikroplastik dalam berbagai produk konsumen. Pola perilaku netizen Indonesia menunjukkan reaksi yang bervariasi terkait hal ini, dengan tingkat kekhawatiran yang berbeda-beda untuk setiap brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pocari<\/strong> menjadi sorotan utama dengan <strong>45% pembicaraan<\/strong> yang didominasi oleh kekhawatiran terhadap kandungan mikroplastik, yang dianggap berisiko bagi kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Teh Hijau<\/strong> mendapat perhatian besar, khususnya dari ibu hamil, dengan <strong>28% pembicaraan <\/strong>yang mempertanyakan apakah mikroplastik dapat berdampak pada janin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Cleo<\/strong> juga ikut mencuri perhatian dengan <strong>22% pembicaraan <\/strong>yang mempertanyakan apakah produk ini mengandung mikroplastik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan merek-merek lainnya, <strong>Aqua<\/strong> hanya mendapat <strong>4% perhatian<\/strong>, di mana sebagian besar netizen berbagi pengalaman positif tanpa adanya indikasi efek negatif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, <strong>Indomie<\/strong> dengan <strong>1% pembahasan<\/strong> masih sedikit dibicarakan, meskipun ada spekulasi tentang kemungkinan mikroplastik dalam bumbu mie instan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dampak Mikroplastik serta Ancaman bagi Kesehatan dan Lingkungan <\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mikroplastik, partikel kecil yang muncul akibat penggunaan plastik sekali pakai, kini semakin menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Apa saja dampak yang ditimbulkan oleh masalah ini?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Risiko Kesehatan:<\/strong><br>Mikroplastik dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan dan air, membawa dampak yang berbahaya seperti gangguan metabolisme, peradangan, bahkan ditemukan dalam darah, ASI, dan plasenta. Ini menimbulkan kekhawatiran mengenai dampaknya bagi kesehatan jangka panjang, termasuk potensi gangguan pada sistem organ vital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pencemaran Lingkungan:<\/strong><br>Selain berdampak pada tubuh manusia, mikroplastik juga menyusup ke dalam ekosistem. Partikel-partikel kecil ini memasuki rantai makanan melalui air dan tanah, merusak habitat alami serta mengancam kelangsungan hidup makhluk laut. Kerusakan ekosistem ini bisa membawa dampak domino yang mempengaruhi keseimbangan alam secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Regulasi dan Kesadaran Publik:<\/strong><br>Meningkatnya perhatian terhadap hal ini mendorong adanya tuntutan untuk kebijakan yang lebih ketat mengenai penggunaan plastik. Di sisi lain, kesadaran publik juga perlu ditingkatkan, dengan edukasi mengenai cara mengurangi konsumsi plastik agar <a data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.wwf.id\/id\/blog\/mengenal-mikroplastik-si-kecil-nan-berbahaya\" href=\"https:\/\/www.wwf.id\/id\/blog\/mengenal-mikroplastik-si-kecil-nan-berbahaya\">dampak buruknya <\/a>dapat diminimalkan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Meningkatnya Kesadaran Publik dan Tuntutan Transparansi dari Produsen Kemasan Plastik<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbincangan mengenai mikroplastik semakin ramai, dengan publik menuntut langkah konkret dari berbagai pihak sebagaimana dikutip dari <a href=\"https:\/\/itb.ac.id\/berita\/detail\/58303\/mikroplastik-plastik-tak-kasat-mata-dengan-bahaya-yang-mengancam-nyata\">Institusi Teknologi Bandung<\/a> :<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tuntutan kepada BPOM dan Regulasi yang Lebih Ketat<\/strong><br>Masyarakat mendesak BPOM untuk memperketat regulasi terkait plastik dalam kemasan. Produsen diharapkan lebih transparan mengenai bahan kemasan dan mendukung kebijakan pengurangan plastik sekali pakai untuk melindungi <a href=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/?s=kesehatan&amp;tab=Articles\">kesehatan <\/a>publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Keterlibatan Pemangku Kebijakan dan Perbincangan di Ranah Politik<\/strong><br>Isu ini kini menjadi perhatian politik. Masyarakat mengharapkan pemerintah dan partai politik memberikan respons yang jelas, seperti insentif bagi industri yang mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kekhawatiran terhadap Produk Sehari-hari dan Dampaknya bagi Kesehatan<\/strong><br>Meningkatnya kekhawatiran tentang produk yang mengandung mikroplastik, terutama pada air minum kemasan dan teh hijau. Produsen perlu memberikan transparansi terkait kandungan produk mereka dan mempertimbangkan alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan untuk menjaga kepercayaan konsumen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perlu Anda ketahui dampak mikroplastik terhadap lingkungan dan makhluk hidup bisa sangat luas dan serius, baik dalam jangka pendek maupun panjang. sehingga hal ini menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Mengapa Mikroplastik Menjadi Topik yang Hangat di Indonesia? Mikroplastik menjadi isu krusial di Indonesia, negara dengan konsumsi plastik tertinggi\u2014sekitar 5,6 juta ton per tahun. Penelitian mengungkapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":14768,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[2325],"tags":[],"class_list":["post-14764","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mikroplastik di Indonesia: Krisis Lingkungan dan Kesehatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mikroplastik memiliki dampak terhadap lingkungan dan makhluk hidup baik dalam jangka pendek maupun panjang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mikroplastik di Indonesia: Krisis Lingkungan dan Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mikroplastik memiliki dampak terhadap lingkungan dan makhluk hidup baik dalam jangka pendek maupun panjang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NoLimit Knowledge Center\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-09T14:30:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-28T09:00:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Grace Angelia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nolimitid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nolimitid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Grace Angelia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Grace Angelia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8412ef22b56bf21b3fcaae7108cd0d5e\"},\"headline\":\"Jejak Mikroplastik: Mengungkap Krisis terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia\",\"datePublished\":\"2025-02-09T14:30:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-28T09:00:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":633,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Knowledge\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/\",\"name\":\"Mikroplastik di Indonesia: Krisis Lingkungan dan Kesehatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-09T14:30:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-28T09:00:37+00:00\",\"description\":\"Mikroplastik memiliki dampak terhadap lingkungan dan makhluk hidup baik dalam jangka pendek maupun panjang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Jejak Mikroplastik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jejak Mikroplastik: Mengungkap Krisis terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"NoLimit Knowledge Center\",\"description\":\"Social Media for Everyone\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"NoLimit Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Image.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/Image.jpg\",\"width\":385,\"height\":385,\"caption\":\"NoLimit Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/NoLimitID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nolimitid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nolimitid\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company-beta\\\/2388818\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nolimit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8412ef22b56bf21b3fcaae7108cd0d5e\",\"name\":\"Grace Angelia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20732688354ff8530ebe33565d92bf7c4d02f86180447588d6c395c86959c3e9?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20732688354ff8530ebe33565d92bf7c4d02f86180447588d6c395c86959c3e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20732688354ff8530ebe33565d92bf7c4d02f86180447588d6c395c86959c3e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Grace Angelia\"},\"url\":\"#\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mikroplastik di Indonesia: Krisis Lingkungan dan Kesehatan","description":"Mikroplastik memiliki dampak terhadap lingkungan dan makhluk hidup baik dalam jangka pendek maupun panjang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mikroplastik di Indonesia: Krisis Lingkungan dan Kesehatan","og_description":"Mikroplastik memiliki dampak terhadap lingkungan dan makhluk hidup baik dalam jangka pendek maupun panjang.","og_url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/","og_site_name":"NoLimit Knowledge Center","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/","article_published_time":"2025-02-09T14:30:17+00:00","article_modified_time":"2025-04-28T09:00:37+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Grace Angelia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nolimitid","twitter_site":"@nolimitid","twitter_misc":{"Written by":"Grace Angelia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/"},"author":{"name":"Grace Angelia","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/person\/8412ef22b56bf21b3fcaae7108cd0d5e"},"headline":"Jejak Mikroplastik: Mengungkap Krisis terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia","datePublished":"2025-02-09T14:30:17+00:00","dateModified":"2025-04-28T09:00:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/"},"wordCount":633,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg","articleSection":["Knowledge"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/","name":"Mikroplastik di Indonesia: Krisis Lingkungan dan Kesehatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg","datePublished":"2025-02-09T14:30:17+00:00","dateModified":"2025-04-28T09:00:37+00:00","description":"Mikroplastik memiliki dampak terhadap lingkungan dan makhluk hidup baik dalam jangka pendek maupun panjang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/AdobeStock_514004727-scaled-1.jpg","width":2560,"height":1707,"caption":"Jejak Mikroplastik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/jejak-mikroplastik-mengungkap-krisis-terhadap-kesehatan-dan-lingkungan-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jejak Mikroplastik: Mengungkap Krisis terhadap Kesehatan dan Lingkungan di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/","name":"NoLimit Knowledge Center","description":"Social Media for Everyone","publisher":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#organization","name":"NoLimit Indonesia","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Image.jpg","contentUrl":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/Image.jpg","width":385,"height":385,"caption":"NoLimit Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/NoLimitID\/","https:\/\/x.com\/nolimitid","https:\/\/www.instagram.com\/nolimitid\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company-beta\/2388818\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/#\/schema\/person\/8412ef22b56bf21b3fcaae7108cd0d5e","name":"Grace Angelia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20732688354ff8530ebe33565d92bf7c4d02f86180447588d6c395c86959c3e9?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20732688354ff8530ebe33565d92bf7c4d02f86180447588d6c395c86959c3e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20732688354ff8530ebe33565d92bf7c4d02f86180447588d6c395c86959c3e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Grace Angelia"},"url":"#"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14764"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14764\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14900,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14764\/revisions\/14900"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nolimit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}