Saat ini para gamers sedang dihebohkan dengan dirilisnya Pokémon Unite, video game terbaru keluaran The Pokémon Company dan sekaligus merupakan game MOBA atau multiplayer online battle arena pertama mereka. Game ini pertama kali dirilis di platform Nintendo Switch pada tanggal 21 Juli 2021 sebelum akhirnya disusul di Android dan iOS pada 23 September 2021 kemarin.

Meskipun sempat bermasalah karena isu pengunduhan, game ini sekarang sudah bisa dinikmati di platform mobile dengan diunduh melalui Play Store dan App Store.

Gameplay yang unik

Ciri khas Pokémon adalah evolusi dari setiap karakter Pokémon itu sendiri, yang kini juga bisa dinikmati dalam mobile game ini. Hal ini pula lah yang menjadikan game ini berbeda dengan game MOBA lain yang sudah ada.

Dalam game ini, pemain bisa membuat karakter yang mereka gunakan berevolusi menjadi Pokémon dengan level yang lebih tinggi. Uniknya lagi, evolusi ini berlangsung di tengah pertarungan.

Untuk memenangkan permainan, kedua tim yang masing-masing diisi oleh 5 orang akan bersaing untuk mendapatkan skor tertinggi dengan cara mengumpulkan Aeos Energy dan memasukkan ke dalam goal zone lawan dalam 10 menit.

Pokémon Unite, salah satu game paling ditunggu-tunggu

Sejak kemunculannya pada tahun 1996, Pokémon telah menjadi waralaba besar di berbagai sektor. Game salah satunya. Setelah kesuksesan Pokémon Go di platform mobile beberapa tahun silam, The Pokémon Company kini mencoba bersaing dengan berbagai game berformat MOBA lainnya dengan Pokémon Unite.

Hal ini tentu menarik minat para gamers dan fans Pokémon dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berdasarkan dashboard social media monitoring NoLimit Indonesia, terdapat 2.916 percakapan dengan total pembicara sebanyak 2.590 orang.

Jumlah talk dan talker yang membahas Pokémon Unite
Grafik peningkatan perbincangan mengenai Pokémon Unite per tanggal 27 September 2021 (sumber: NoLimit Dashboard)

Bisa dilihat dari grafik di atas bahwa terdapat peningkatan percakapan mengenai Pokémon Unite. Percakapan terbanyak terjadi pada tanggal 23 September 2021, tanggal dirilisnya Pokémon Go di iOS dan Android.

Cuitan pertama di tanggal 23 September 2021 adalah dari akun dainsleift berikut ini.

Dari NoLimit Dashboard juga bisa dilihat bahwa talker atau pembicara yang terlibat dalam topik mengenai Pokémon Unite ini terbagi ke dalam beberapa kategori demografi, yakni jenis kelamin, minat, dan domisili. Demografi tersebut bisa dilihat melalui pie chart berikut ini.

Grafik pembicara Pokémon Unite berdasarkan jenis kelamin (sumber: NoLimit Dashboard)

Berdasarkan data yang diambil pada tanggal 27 September 2021, pembicara atau talker dari Pokémon Unite ini didominasi oleh laki-laki, dengan persentase 73,9% dari seluruh pembicara.

Demografi pembicara Pokémon Unite berdasarkan minat (sumber: NoLimit Dashboard)

Jika dibagi berdasarkan minatnya, pembicara dari Pokémon Unite ini sendiri bisa dibagi ke dalam berbagai kategori. Akan tetapi, yang mendominasi adalah minat terhadap game, teknologi, dan pendidikan yang mencakup hampir setengah dari pembicara.

Demografi pembicara Pokémon Unite berdasarkan lokasi (sumber: NoLimit Dashboard)

NoLimit Dashboard dapat melakukan analisa akan lokasi dari pembicara-pembicara akan suatu topik. Terkait dengan topik Pokémon Unite ini, pembicaranya didominasi oleh mereka yang tinggal di Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta.

Respon netizen terhadap Pokémon Unite

Diluncurkannya game free-to-play ini mendapatkan berbagai macam respon dari netizen, terutama fans dari Pokémon itu sendiri. Beberapa di antara mereka menunggu diluncurkannya Pokémon Unite di platform mobile karena tidak memiliki Nintendo Switch, ada pula yang lebih memilih memainkannya di mobile karena dirasa lebih nyaman.

Salah satu cuitan influencer dengan respon positif adalah cuitan dari Marsha Lenathea berikut ini yang mendapatkan engagement sebanyak 2.039.

Akun bertanyarl juga membagikan submission dari salah satu followernya, seperti yang terlihat dari cuitan berikut ini.

Pesaing Mobile Legends

Tidak dapat disangkal bahwa Pokémon Unite ini mengingatkan para gamers akan pendahulunya, yakni Mobile Legends. Kemiripan genre dan gameplay membuat game teranyar The Pokémon Company ini tak lepas dari perbandingan.

Salah satu cuitan yang membahas kemiripan kedua game ini adalah cuitan oleh akun pincesbear berikut ini.

Pengguna herselfhime juga membagikan pengalamannya memainkan kedua game.

Walau kedua game ini memiliki genre yang sama, sesungguhnya masih ada perbedaan-perbedaan kecil di antara kedua game ini yang bisa memberikan pengalaman bermain game bergenre MOBA yang berbeda.

Misalnya saja, tidak seperti dalam Mobile Legends, tower dalam Pokémon Unite tidak dapat menyerang musuh, melainkan hanya untuk mengisi HP tim. Karakter hero dan musuh yang harus dikalahkan juga berbentuk Pokémon yang tentu saja akan lebih familiar di kalangan para fans Pokémon.

Hingga saat artikel ini ditayangkan, pembicaraan mengenai Pokémon Unite masih dikaji. Sudahkah Anda mencoba memainkan game ini?